TES SUMATIF (PKN)
1).Berita hoax tentang pemilu 2024

ada bahaya besar yang mengancam bila penyebar berita hoax dan juga fitnah tersebut tidak ditindak dengan tegas. Bahaya besar yang dimaksud adalah bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
8).Digital competency atau kompetensi digital menurut definisi dari schooleducationgateway.eu adalah salah satu dari delapan kompetensi utama yang mengacu pada penggunaan teknologi digital untuk informasi (literasi digital/teknologi), komunikasi dan pemecahan masalah.
•Beredar sebuah video yang mengeklaim bahwa hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sudah disiapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Video tersebut disertai narasi "*INI DATA KPU HASIL PEMILU 2024* *Luar biasa, negeri ini memang sakti, pemungutan suara belum dilakukan, hasilnya sudah ditentukan?*".
https://www.kominfo.go.id/content/detail/48714/hoaks-data-kpu-hasil-pemilu-2024-sudah-jadi/0/laporan_isu_hoaks
•Beredar pesan singkat melalui WhatsApp yang mengirimkan file APK data Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
https://www.kominfo.go.id/content/detail/54759/hoaks-file-apk-data-tps-pemilu-2024/0/laporan_isu_hoaks
2).pesan dan kesan tentang pemilu 2024
•selalu Menghargai presiden yang telah terpilih
•presidan yang terpilih tidak boleh sombong
3).poster berisi kata kata bijak menanggapi berita hoax
4).apa yang kamu lakukan agar tidak percaya berita hoax
•Hati-hati dengan judul provokatif
•cermati alamat situs
•periksa fakta
•cek kaaslian foto
•cari berita yang valid
•ikuiti grup diskusi anti-hoax
5).berita valid
•KPU-Bawaslu Sampaikan Perkembangan Pemilu 2024
https://www.kpu.go.id/berita/baca/12279/kpu-bawaslu-sampaikan-perkembangan-pemilu-2024
•Rilis KPU Perkembangan Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pemilu 2024
Tahapan Pemungutan dan Penghitungan suara Pemilu 2024 telah dilaksanakan, Rabu, 14 Februari 2024. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan terima kasih yang sebesarbesarnya kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya para pemilih yang telah berpartisipasi dalam Pemilu 2024, juga kepada peserta Pemilu 2024 sehingga proses berlangsung dengan baik dan lancar.
https://www.kpu.go.id/berita/baca/12280/rilis-kpu-perkembangan-pemungutan-dan-penghitungan-suara-pemilu-2024
6).Etika Internet pada dasarnya sama dengan etika berkomunikasi di “dunia nyata” dalam kehidupan sehari-hari, seperti jujur, menggunakan kata-kata yang baik (sopan), ramah, serta berbicara jelas dan mudah dimengerti.
7)."Seharusnya memang demikian. Semua yang menyebarkan berita bohong, memfitnah, mengadu domba dan sejenisnya harus ditindak tegas dan keras sesuai dengan ketentuan perundang-undangan,"
ada bahaya besar yang mengancam bila penyebar berita hoax dan juga fitnah tersebut tidak ditindak dengan tegas. Bahaya besar yang dimaksud adalah bisa mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
8).Digital competency atau kompetensi digital menurut definisi dari schooleducationgateway.eu adalah salah satu dari delapan kompetensi utama yang mengacu pada penggunaan teknologi digital untuk informasi (literasi digital/teknologi), komunikasi dan pemecahan masalah.
9).Transformasi digital adalah proses yang diterapkan organisasi untuk mengintegrasikan teknologi digital di semua bidang bisnis.
Transformasi digital adalah proses mengubah cara bisnis dilakukan dengan menggunakan teknologi digital. Penerapan transformasi digital memerlukan analisis, strategi, dan implementasi yang tepat untuk mencapai tujuan bisnis yang diinginkan.
10). Hoax yaitu informasi yang dibuat-buat atau direkayasa untuk menutupi informasi yang sebenarnya. Dengan kata lain, hoax diartikan sebagai upaya pemutarbalikan fakta menggunakan informasi yang seolah-olah meyakinkan akan tetapi tidak dapat diverifikasi kebenarannya.
Anak Indonesia sebagai pelopor dan pelapor dalam mencegah penyebaran hoax, yaitu;
- Kembangkan rasa penasaran setiap saat, jangan langsung menyebarkan suatu berita tanpa mengecek kebenarannya.
- Berhati-hati dengan judul berita yang provokatif.
- Konfirmasi keaslian alamat situs yang beredar.
Berita valid bukan hanya melaporkan suatu peristiwa, tetapi juga menanggapi peristiwa tersebut. - Berita valid ditulis dengan mengikuti kode etik jurnalistik. - Konten beritanya tidak akurat. - Ditulis untuk mempermainkan emosi pembaca dan menyebabkan prasangka negatif.